Minggu, 06 November 2016

obat alami(herbal,tradisional) kesleo/terkilir

Terapi dan Pengobatan Terkilir
 Prinsip utama penata laksana ansprain adalah mengurangi pembengkakan dan nyeri yang terjadi. Terapi pemijatan pada daerah yang terkilir adalah salah besar, karena akan memperparah peradangan yang terjadi akibat pemijatan melibatkan tekanan pada otot/sendi yang robek. Langkah yang paling tepat sebagai penatalaksanaan tahap awal (24 – 48 jam) terdapat dua cara, pertama dengan PrinsipRICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) yang diadopsi dari dunia barat, yaitu :

Rest (istirahat)
  Kurangi aktifitas sehari-hari jangan menaruh beban pada tempat yang cedera selama 48 jam. Gunakan alat bantu seperti crutch (penopang/penyangga tubuh yang terbuat dari kayu atau besi) untuk mengurangi beban tumpuan pada tempat yang cedera

Ice (es)
 Kompres dingin dengan cara letakkan es yang sudah dihancurkan kedalam kantung plastik dan dibungkus handuk tipis Kemudian letakkan pada tempat yang cedera selama maksimal 2 menit guna menghindari cedera karena dingin. biarkantemperatur kulit kembali normal sebelum kembali memberikan kompres es. Tetapi jangan memberikan kompres es lebih dari 20 menit karena dapat mengganggu sirkulasi darah di sekitar bagian memar dan menyebabkan kerusakan jaringan. Fungsi kompres dingin ini adalah mengurangi memar.

Compression (penekanan)
   Daerah yang sakit dibalut dengan balutan kompresi elastis untuk meminimalkan peradangan, menyangga daerah tersebut, dan memberikan rasa nyaman. Balutan kencang, mantap tetapi tidak sampai membuat aliran darah di sekitarnya terganggu. Lama prosescompressionini tergantung dari tingkatan terkilirnya jika ringan saja bisa 1-2 hari atau bahkan bisa 2 minggu jika tergolong terkilir berat

Elevation (peninggian)
   Pertahankan agar daerah yang cedera berada lebih tinggi daripada jantung. Tujuan daripada tindakan ini adalah agar pembengkakan yang terjadi dapat dikurangi. Misalnya jika yang cedera pergelangan kaki, upayakan posisi tidurnya pergelangan kaki diganjal bantal atau ditopang dengan alat supaya posisinya lebih tinggi dari jantung.“Dengan metode RICE, cedera pada pasien dapat diatasi secara dini. Penting artinya buat masyarakat untuk mengetahui langkah-langkah ini, supaya penanganannya cedera  tidak salah kaprah,” ungkap Dr Tanya T.M Rotikan, SpKO, dari Bagian Kedokteran Olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia(FKUI).Tanya menguraikan bahwa kombinasi metode RICE dapat membantu pembengkakan yang terjadi setelah cedera akut. Penting pula untuk diingat bahwa semakin cepat metode ini diterapkan pada pasien atau orang yang mengalami cedera,akan semakin efektif manfaat hasil yang akan diperoleh.Pasien juga sebaiknya menghidari pemijatan atau urut karena dapat memperparah cedera. “Baru setelah menjalani metode ini (RICE), pasien boleh mendapat terapi lainnya seperti fisioterapi,terapi panas atau pemijatan.  Jika pasien langsung diurut atau dipijat justru menambah parah. Kalau yang diurut ternyata cedera akibat otot sobek, tentunya akan berbahaya,” tambahnya.Selama menjalani metode RICE, pasien juga biasanya diperbolehkan meminum obat-obatan penghilang rasa sakit. “Pasien boleh saja meminum obat yang dijual bebas untuk mengurangi rasa sakit. Namun sebaiknya konsumsi obat-obatan ini juga diawasi oleh dokter,” tandas Dr. Tanya.Metode kedua dalam pertolongan pertamasaat terkilir atau keseleo adalah dengan mengadopsi dari dunia timur, yaitu dengan menaruh kompres hangat pada sendi yang keseleo, agar dapat mengurangi rasa sakit.Kompres hangat bisa juga dilakukan dengan menggunakan telur yang sudah direbus, kulit luarnya dibuka, lalu dibungkus dengan kain tipis dan dikompreskan pelan-pelan pada bagian yang terkilir

.Ramuan Alami Terkilir Atau Keseleo

1.Resep Pertama:
Bahan obat:
1. Lidah buaya (dagingnya)
2. Daun pare
3. Daun sirih
4. Daun asam
5. Daun cabeCara meracik dan menggunakan:Campur semua bahan jadi satu, lalu haluskan.Tempelkan di tempat yang bengkak.Diamkan selama lebih kurang dua jam.Kemudian bersihkan dengan lap yang telah dicelup dengan air hangat.

   2. Resep Kedua:
Bahan-bahan:
1. Batang sereh,
2. Buah pala
,3. Lada hitam “bulat”
,4. Gula merah aren,
5. Jahe merah,
6. Sedikit minyak sayur.Cara meracik dan menggunakan:Campur semua bahan jadi satu dengan perbandingan 1:1, lalu haluskan.Tempelkan di tempat yang bengkak.Diamkan selama semalaman.

3.      Resep Ketiga:
Bahan-bahan:
1.Asam dapur,
2.Garam halus
,3.Minyak kelapa.
Cara meracik dan menggunakan:
 .Ambil asam dapur, lalu beri sedikit garam halus, lalu masukkan minyak kelapa secukupnya,Aduk-aduk dan remas-remas sampai merata dan semua bahan tadi tercampur rata,Kemudian gosokkan secara perlahan-lahan ditubuh yang mengalami salah urat atau terkilir itu,lakukan rutin sebelum tidur dan jangan lupa jika bangun pagi dicuci dengan air hangat kuku

4.      Resep Keempat:
Bahan-bahan:1
.2 batang serai,
2.3 butir kemiri yang telah dibuang kulitnya.
Cara meracik dan menggunakan:

 Tumbuk batang serai hingga hancur, kemudian dicampur dengan kemiri dan sedikit air.
Simpan pada wadah panas api, lalu panaskan di atas perapian hingga hangat-hangat kuku.
Ambil air hasil pemanasan tersebut dan balurkan pada bagian yang terkilir. Sisa airnya kompreskan dan balut dengan menggunakan kain yang bersih agar sari-sarinya bisa meresap ke dalam kulit.
Ganti balutan itu setiap hari sekali.
5.      Resep Kelima:
Bahan-bahan:
1. Sebuah rimpang kencur
2.  Segenggam beras yang sudah direndam air
Cara meracik dan menggunakan:
   Kedua bahan tadi digerus sampai halus dan tambahkan air secukupnya.Bahan tadi dijadikan param atau bedak pada bagian yang sakit.

6. Resep Keenam
Kucai dan jahe masing – masing secukupnya dicuci dan ditumbuk hingga halus, lalu dicampur dengan tepung terigu yang telah disangrai. Setelah itu, tambahkan arak putih secukupnya, diaduk-aduk, kemudian dibalurkan pada bagian yang sakit. Lakukan secara teratur

7. Resep Ketujuh
 Kencur, jahe dan lengkuas masing-masing secukupnya dicuci dan diparut, tambahkanberas yang telah ditumbuk dan asam jawa yang telah dihaluskan, campur dengan minyak serai, diaduk lalu dibalurkan pada bagian tubuh yang keseleo. Lakukan secara teratur

8. Resep Kedelapan (ramuan luar dan dalam)
   Daun gandarusa dan temu putih dicuci dan dihaluskan, lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Untuk pemakaian dalamnya dapat digunakan 15 gram daun gandarusa kering atau 30 gram yang segardirebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum. Lakukan secara teratur

9. Resep Kesembilan (ramuan dalam)
 15-30 gram daun dewa segar, 25 gram temu hitam, dan 25 gram temulawak, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian air rebusannya diminumselagi hangat. Lakukan secara teratur.

10. Resep Kesepuluh (ramuan dalam)
 10 gr umbi daun dewa kering + 2-3 kuntum bunga mawar + direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum. Lakukan secara teratur.

Catatan :– Wanita hamil dilarang minum rebusan tumbuhan obat di atas– Pilih salah satu resep pemakaian dalam dan pemakaian luar, lakukan secara teratur.– Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci kaca atau panci keramik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar